Pendidikan dan pengobatan gratis, tunggu apalagi?

Kalo anda jeli melihat iklan di TV-TV, sekarang kampanye pilkada sudah jor-joran pake iklan di media TV nasional untuk mempublikasikan materi misi para kandidat calon kepala daerah tersebut. Tidak tanggung-tanggung butuh duit banyak untuk mengiklankan dirinya di TV Nasional itu.

Dan akupun melihat merekapun membawa visi dan misi yang hampir sama untuk semua kandidat peserta pilkada itu. Yaitu Pengobatan gratis dan Pendidikan gratis, atau paling minimal ada yang membawa istilah murah untuk kedua-duanya.

Mulai dari Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Selatan, Calon Bupati di salah satu Kabupaten di Sulawesi Tenggara, Calon Kepala Daerah di salah satu daerah di Kalimantan, dan terakhir aku melihat kampanye salah satu calon bupati Bojonegoro, Jawa Timur.

Calon-calon itu telah menyentuh sisi perasaan rakyatnya dalam kampanyenya itu, sehingga mau tidak mau harus diwujudkan.

Tidak perlu ada lagi kalimat-kalimat “sedang diusahakan”, “memenang sulit mewujudkan anggaran 20 % untuk pendidikan”, “pendidikan juga butuh duit”, dan berbagai alasan-alasan klise yang akan kita dengarkan ketika mereka sudah merebut posisi kepala daerah itu.

Kalau semua calon kepala daerah mempunyai komitmen yang sama dalam peningkatan kesejahteraan buat rakyat, melalui kesehatan dan pendidikan tunggu apalagi, saling bersinergi dalam membangun bangsa ini.

Iklan

~ oleh GRaK pada Desember 6, 2007.

24 Tanggapan to “Pendidikan dan pengobatan gratis, tunggu apalagi?”

  1. wuah jd inget, tiap kali pemilu entah pilkada, entah pilpres aku slalu milih abtsain, kt saya ke ibu ntar aja nyoblos klo udah ada yg mo kasih jaminan pendidikan gratis dan bukan sekedar janji saya bru mau milih 😀

  2. @ aprikot : jaminannya berupa apa?

  3. […] sista, rekan seperjuangan, mas-mas, dan semuanya yang pernah kenal […]

  4. agh.. pilkadal, pilkadas, pilngepres!
    bukankah pertanda bahwa kita harus siap ditipu lagi?

  5. @ celotehsaya : trekbek nih

    @ peyek : mmm…. tapi apa semua peserta pilkada itu penipu?

  6. dejavu … selalu terulang dan kenapa mesti terulang semua janji2 itu

  7. di beberapa kabupaten sudah berhasil melakukan pengobatan gratis dan pendidikan gratis. Jadi bkan tidak mungkin akan disusul oleh daerah2 lain.

    tapi pertanyaannya, apakah yang beriklan di tv itu yg bisa mewujudkannya? padhl untuk beriklan saja dia pasti dapat dana dari bnyak penjuru, ntar kalo kepilih pasti dah repot dengan “permintaan” dari banyak penjuru pula 🙂

  8. pendidikan sama pengobatan gratisnya kalo dia jadi kan,kenapa nunggu besok kalo sekarang sudah bisa ngusahaain pelayanan gratis? Kalo bisa gitu, hmmm dijamin masa akan datang dg sendirinya.

  9. Sebenarnya efektifnya subsidi silang, seh. Cuma masalahnya, dananya kemana?

    (sorot kalimat di bawah ini)

    Jawab: dikorupsi ama orang2 pejabat yang pinter tapi bodo.

  10. @ deking : nah itu, kita langsung tagih janjinya…, kayaknya kampanye pendidikan dan pengobatan gratis jadi kampanye ampuh untuk menang pilkada..

    @alief : nah itu, jaminannya emang ngak ada, tapi kayaknya bisa ditagih karena sudah jelas2 memberikan janji.

    @annots : sepakat annots, kenapa harus menunggu.

    @Cynanthia : ehem… iyah subsidi silang yg bertanggung jawab tentunya.

  11. “Pendidikan dan pengobatan gratis, tunggu apalagi?”

    Yang kita tunggu realisasinya. Kalau serius mengusahakan, insya Alloh bisa kok.

  12. @ kakanda : benar juga, nah untuk menagih realisasi ini perlu kita2 mengingatkan 🙂

  13. yah…
    sama disini, bekasi juga….
    ada yang kampanyenya “murah untuk semua”…
    apaan tuh…

  14. namanya iklan harus tegas, lugas dan tuntas.. masalah aplikasi *mbuh*

  15. @ Moerz : direkam trus dikasih ke dia pas dia mimpin deh 🙂

    @ kurtubi : hahaha 🙂

  16. Biasa itu, didunia periklanan.
    Sama di tempat saya juga gitu 😦
    kalau ada bener seperti cak alif katakan bagus tuh, sudah ada yang terealisasi berarti, semoga aja semua bisa menyusul.

  17. @ perempuannya : iyah 😀
    yah moga aja diikuti mbak yah 🙂

  18. aihhh…smoga ndak sekedar janji………..

  19. seperti ini nantinya menjadikan masyarakat malas bekerja.. kan sekolah gratis! kan rumah sakit gratis! apa lagi?

    mengutip sebuah pameo umum: kalo ingin ngasih makan ke orang, kasih aja pancing biar dia nyari ikan sendiri, jangan dikasih ikan. ntar ikannya habis dia minta lagi ke kita!

  20. @ Hoek Soegirang : yap.. berharap2 aja… dan moga terwujudkan…

    @ .:deT:. : tapi bukannya pendidikan dan pengobatan gratis itu pancing? sperti apa pancing menurut anda?
    pendidikan diberikan sebagai investasi masa depan mas kan?

  21. Kutunggu jandamu janjimu…. 😆

  22. @ rozenesia : kita menunggu bersama2, tapi harus diingatkan juga tuh 🙂

  23. Mantaaap, itu baru namanya peduli rakyat! Pendidikan dan fasilitas kesehatan GRATIS! Ini sudah saatnya.

  24. @ bangbadi : iyah peduli rakyat tapi implementasinya yang ditunggu juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: