Karakter kita beda kawan!

Suatu saat aku tersentak dengan perkataan anggota timku,

“Koq, kita tidak seperti tahun lalu yah tim kita, yang sering jalan-jalan, yang sering bercanda, yang sering makan-makan, dan betul-betul kekeluargaan deh, senang banget sama tim yang tahun lalu” katanya tanpa memikirkan perasaan aku yang menjadi pemimpin tim itu saat ini.

“Iyah emang ada baiknya kekeluargaan, tapi yang kerja keras yang pemimpinnya, anak buahnya ngak ngelakuin apa-apa, hanya beberapa saja yang berkembang”jawabku dalam hati.

Karakter kita beda kawan!

Karakteristik masing-masing tim dengan karakter orang berbeda tiap tim juga beda. Apalagi dibandingkan dengan periode yang berbeda. Karakter pemimpinnya juga beda, pola pikirnya juga beda. So tidak harus menonjolkan karakter yang sama dengan tahun kemarin. Namun memaksimalkan potensi yang ada, sehingga menjadikan tim itu menghasilkan sesuatu yang berarti.

Kita tidak selalu mencontohi, tetapi bagaimana mengembangkan potensi itu. Salah besar bila kita hanya sekedar mencontohi, kita akan terkungkung paradigma lama, tradisi lama yang akan menghancurkan isi tim kita.

Menghalang tradisi

Yah akhirnya kondisi dalam timku ini sengaja ku format beda dengan tahun lalu, prinsip untuk jarang melakukan makan-makan, senang-senang, dan beberapa perilaku yang memang wajar sih, tapi ada beberapa hal yang saya ingin tekankan.

  1. Adanya pengembangan potensi semua stafku, jadi bukan hanya pemimpin yang bekerja keras.
  2. Adanya prinsip pengorbanan, yah tim butuh pengorbanan baik waktu maupun materil, itu yang aku mau ajarkan ke stafku, bukan hanya senang-senangnya doang, seperti cerita-cerita masa lalu.
  3. Memberikan pengertian ke stafku bahwa tim satu dan tim yang lain itu beda, hanya dengan mengembangkan potensi masing-masing anggota tim itu baru disebut keberhasilan tim.
  4. Adanya prinsip kerja keras dalam tim.
  5. Adanya prinsip bahwa tanggung jawab bukan hanya di pemimpin tapi di seluruh anggota tim, so semua anggota tim harus bergerak.

Walaupun tujuan-tujuan dari tim tahun lalu tidak tercapai di tim ini, setidaknya mereka mempelajari bahwa karakter masing-masing tim itu berbeda.

 

Iklan

~ oleh GRaK pada November 29, 2007.

6 Tanggapan to “Karakter kita beda kawan!”

  1. Sebenarnya perbedaan karakter yg ada dalam suatu tim justru seringkali bermanfaat bagi tim tersebut secara keseluruhan, asal tentu saja dapat dimanage dengan baik oleh sang pemimpinnya. 😀

  2. everybody is changing pals

  3. Uhhmm… singkat saja: karakter yang berbeda itu seperti warna yang bikin pelangi jadi ada 🙂

    Nggak kebayang kalo semua di bumi ini jadi homoseks homogen 🙄

  4. Ya, ya, yak! Pola dan gaya manajemen memang harus tampil beda, tapi nggak asal tampil beda lho, Mas. Pola penyeragaman itu dah saatnya ditinggalkan 😆

  5. No body’s perfect..

    ps: hi..salam kenal yaw!!

    mari kita tuker-tukeran link ya?…thx

  6. @Yari NK : sepakat pak, tapi aku mengeritik orang-orang yang hanya terlalu banyak bercermin tanpa memaksimalkan potensi/karakter yang ada 🙂

    @aprikot : yupz, benar 🙂

    @alex : iyah makanya walau karakter beda, yang penting tujuannya bisa tercapai 🙂

    @Sawali Tuhusetya : iyah pak, tidak asal beda, memang disesuaikan dengan karakter anggota dan pemimpinnya 🙂

    @ mazbintang : yupz, NBP.
    salam kenal juga 🙂
    okeh kita tukar link 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: