Strees tidak bisa korupsi!

“Semua barang harus dibeli di koperasi, padahal disitu semua barang mahal-mahal” keluh seorang pegawai karena kebijakan kantornya yang berubah.

“Biasanya di toko-toko luar boleh, asal ada bonnya atau kuitansinya” jelasnya ke seorang anak muda yang menjadi anak buah pegawai itu.

“Sudah gaji kecil gini, insentif sebagai pimpro juga kecil, mau gimana mensejahterahkan anak-istri kalo begini, mana ortu sama mertua juga sering minta bantuan finansial ke kita.” keluhnya lagi, dan anak muda itu hanya manggut-manggut.

“Mau gimana seorang pegawai biasa bisa pake mobil kalo tidak dari kita dapat duit dari pembelian barang-barang”, membongkar kisah hidupnya sendiri. Realitanya memang kantor itu mematok kebijakan bahwa insentif buat pimpro maupun pekerja lainnya yang terlibat dalam sebuah proyek tidak boleh melebihi angka tertentu, yang sudah barang tentu nilainya kecil.

Dan anak muda itupun berkesimpulan dalam hati “jadi mobilnya itu hasil korupsi?” sambil tersenyum ngejek tapi ngejeknya dalam hati.

Yah itulah bapak itu, yang tidak puas dengan aturan baru di kantornya, padahal bagus loh aturan itu, meminimumkan terjadinya tindak korupsi dan mengurangi pengeluaran yang tidak penting serta mampu memberdayakan koperasi sendiri.

Pada akhirnya anak muda itu tersenyum simpul dan berujar “Ah Bapak ini, stress tidak bisa korupsi!!”.

Iklan

~ oleh GRaK pada November 3, 2007.

21 Tanggapan to “Strees tidak bisa korupsi!”

  1. Vertamaxx yak?
    Duh, jadi pegawai kecil memang susah ya? Pengen korupsi, gak ada kesempatan.. Tapi gak korupsi, gak bisa hidup layak… 😛

  2. ahh stress ndak bisa pertamakk….

    👿

    bacanya ntar yak….

  3. amankan ketigaxxxx

    *masi belom baca lho*

  4. hetrikkks…

    hmmm…gimana ya….mungkin si bapak itu terlalu keterlaluan korupsinya samapi atasan memutuskan mengadakan insentif… *susah banget bahasanya* …bapak tersebut terlalu bernafsu dalam korupsi…padahal korupsi yang baik itu harus sedikit-sedikit supaya bisa tahan lama…

    kalo yang seperti ini…???memang pada dasarnya keserakahan diatas segalanya ya 😕

  5. ahh sekalian kelimaxxx

    soir nyampah…. 😆

  6. hahahaha… stresssnya tidak bisa korupsiii duuuh ana-ana bae 🙂 salam kenal bos.. terus bergerak

  7. mhuahuahuahua…tafi fasti ntar tuh bafak bakalan nemu cara laen buad korufsi, namanya juga tikus…

  8. hahahaha… Iya sih rata-rata mental orang Indonesia masih begini. Masalahnya orang udah tua semua sih yang pegang jabatan. Pada takut perubahan. Mungkin masih harus nunggu 10 tahunan lagi sampai kita-kita untuk “berkuasa”. Duh…

  9. kata “anak muda”
    saatnya yang muda yang korupsi, pak pimpro udh cukup..

  10. hehehe… kalimat aneh yg keren : stress tdk bisa korupsi. salut…. 🙂
    salam kenal.

  11. wehehehe…
    😆

  12. qzink666 <=
    selamat sudah vertamax di postingan ini 🙂
    dilema emang, tapi mo gimana2 juga harus tetap pihak manajemen tau kondisi ini, dan pegawai2 biasa juga harusnya selalu memberikan pertimbangan ke atasnya untuk perbaikan kesejahteraan.

    celotehsaya <=
    – yah, nunggu kesempatan selanjutnya, sabar aja.
    – akhirnya ketigaxx diembat juga :p
    – Selamat dah hetrikz 🙂 nah itu, seperti komentarku diatas bahwa dilema dan keserakahan juga masuk sih 🙂
    – terima kasih dah memberikan sampahnya, hehehe 😛

    Kurt <=
    – terima kasih pak, salam kenal balik. Mari kita sama2 bergerak 🙂

    Hoek <=
    mungkin saja, atau mungkin saja dia sadar, untuk mencari cara lain mencari nafkah yang halal 🙂

    Hariadhi <=
    tapi apakah nanti kita2 itu bisa memberikan perubahan itu ataukah malah kita juga meneruskan tradisi itu? selingkuh dan korupsi ? tanya kenapa?

    Klikiri <=
    hahaha, “anak muda” itu berkata : maaf saya sudah keluar jadi terhindar korupsi 🙂

  13. morishige <=
    weheheh juga 🙂

  14. telmark <=
    terima kasih *aku sebenarnya tidak tau harus memberikan kata2 apa lagi, cuman kata2 itu terfikir*, dan salam kenal

  15. aku sih jujur aja…kalo dikehidupan saya ada kesempatan tuk korupsi..aku akan korupsi…
    yah gimana lagi…
    udah itu yah tobat lah 😛

  16. Benar ga sih arti tulisan di atas itu seperti ini .. Beli di Koperasi, harganya lebih mahal dari beli diluar?? artinya .. kalo beli diluar, harganya lebih murah?? gitu ya??

    Kalo iya .. mengapa tidak beli diluar aja. Yang pasti .. kantor bayarnya kan lebih murah?? Apakah kemudian dia dapat diskon atau komisi dari luar .. itu yang kita ga paham.

    Jika Koperasi ingin maju dan korupsi juga ingin diberantas. Harusnya harga di Koperasi minimal sama dengan yang diluar. Kemudian Koperasi tetap untung dan hasilnya dibagi ke anggota dalam RAT .. itu artinya pengurus Koperasi jago mengelola Koperasinya dan si pegawai ga perlu pusing2 cari tambahan karena dapat dari pembagian RAT .. kemudian kantor juga ga rugi karena harga beli sama dengan diluar. Kira2 gitu GRak.

  17. ^atas gw..
    maksudnya si Mas yg Mpunya Blog ituh,.
    kalo diluar kan bon nya bisa “diatur-atur” kalee..

    *dari yg pengalaman “ngatur2 bon” .. hueuheuheu

  18. icha <=
    wah gini nih perilaku yg semau gue 😛

    erander <=
    mungkin salah satu solusi pak, namun masalahnya yang aku titik beratkan di sini adalah seperti yg dijelaskan leksa 🙂

    leksa <=
    iyah benar itu adanya 🙂

  19. […] gue anak muda itu yang sering gue ceritain di blogku? Apakah gue seorang mahasiswa FK? Apakah gue seorang […]

  20. mau gaji sejuta, mau gaji 5 juta, mau gaji seratus juta klau emang dasarnya gak bisa bersyukur, berpuas diri ya tetep aja pengen korupsi =(

  21. sepakat sama mei, benar juga manusia kadang tidak puas dengan apa yang telah didapatkannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: