Suatu saat aku tersentak dengan perkataan anggota timku,
“Koq, kita tidak seperti tahun lalu yah tim kita, yang sering jalan-jalan, yang sering bercanda, yang sering makan-makan, dan betul-betul kekeluargaan deh, senang banget sama tim yang tahun lalu” katanya tanpa memikirkan perasaan aku yang menjadi pemimpin tim itu saat ini.
“Iyah emang ada baiknya kekeluargaan, tapi yang kerja keras yang pemimpinnya, anak buahnya ngak ngelakuin apa-apa, hanya beberapa saja yang berkembang”jawabku dalam hati.
Karakter kita beda kawan!
Karakteristik masing-masing tim dengan karakter orang berbeda tiap tim juga beda. Apalagi dibandingkan dengan periode yang berbeda. Karakter pemimpinnya juga beda, pola pikirnya juga beda. So tidak harus menonjolkan karakter yang sama dengan tahun kemarin. Namun memaksimalkan potensi yang ada, sehingga menjadikan tim itu menghasilkan sesuatu yang berarti.
Kita tidak selalu mencontohi, tetapi bagaimana mengembangkan potensi itu. Salah besar bila kita hanya sekedar mencontohi, kita akan terkungkung paradigma lama, tradisi lama yang akan menghancurkan isi tim kita.
Menghalang tradisi
Yah akhirnya kondisi dalam timku ini sengaja ku format beda dengan tahun lalu, prinsip untuk jarang melakukan makan-makan, senang-senang, dan beberapa perilaku yang memang wajar sih, tapi ada beberapa hal yang saya ingin tekankan.
- Adanya pengembangan potensi semua stafku, jadi bukan hanya pemimpin yang bekerja keras.
- Adanya prinsip pengorbanan, yah tim butuh pengorbanan baik waktu maupun materil, itu yang aku mau ajarkan ke stafku, bukan hanya senang-senangnya doang, seperti cerita-cerita masa lalu.
- Memberikan pengertian ke stafku bahwa tim satu dan tim yang lain itu beda, hanya dengan mengembangkan potensi masing-masing anggota tim itu baru disebut keberhasilan tim.
- Adanya prinsip kerja keras dalam tim.
-
Adanya prinsip bahwa tanggung jawab bukan hanya di pemimpin tapi di seluruh anggota tim, so semua anggota tim harus bergerak.
Walaupun tujuan-tujuan dari tim tahun lalu tidak tercapai di tim ini, setidaknya mereka mempelajari bahwa karakter masing-masing tim itu berbeda.

Paginya, sebelum kuliah, iseng buka daftar film-film lama yang blum gue nonton,”Goal” judulnya. Film ini sih udah lama keluar, kebetulan aja pengen nonton jadi gue nonton deh. Yah ampun, kebetulan banget, seperti apa yang ku posting sebelumnya. Persis benar Goal!The Dream Begins.
Komentar Terakhir